Sejarah Candi Kotes Di Sukosewu


Sejarah Candi Kotes Di Sukosewu - Candi Kotes merupakan salah satu destinasi wisata minat khusus di Blitar. Secara administratif candi ini masuk dalam wilayah Desa Sukosewu, Kec. Gandusari, Kab. Blitar. Letaknya berada tepat di pinggir jalan desa, sehingga keberadaanya tak terlalu sulit untuk ditemukan. Dari Kota Blitar candi ini dapat dituju dengan mengarahkan perjalanan ke arah Malang, nanti sampai di Kantor Desa Kendalrejo Talun ikuti rute berikut: Perempatan Kantor Desa Kendalrejo ke kiri – ikuti jalan sampai mentok kemudian belok kanan – ikuti jalan hingga menjumpai papan petunjuk Candi Kotes. Candi Kotes berada tak jauh dari papan tersebut.

Meski tak sebesar Candi Penataran, Candi Kotes tetap memiliki poin menarik untuk dikunjungi. Selain kondisi candinya yang terawat, aspek-aspek seperti arsitektur dan kesejarahan candi ini cukup menarik untuk dikaji.

Laporan tentang Candi Kotes pertama kali dibuat oleh Hoepermans pada tahun 1866, laporan selanjutnya dibuat oleh Knebel pada tahun 1908. Candi Kotes juga termuat dalam History of Java (1917) karya Raffles, kemudian Candi Kotes dipugar untuk pertama kalinya pada tahun 1921. Dahulu Candi Kotes dikenal pula dengan nama Candi Papoh.

Candi Kotes terdiri atas dua bangunan candi yang berderet ke belakang menghadap ke barat. Bangunan candi pertama terletak di depan, memiliki tangga di sisi barat dengan pipi tangga bergaya ukel gelung. Di atas bangunan terdapat dua altar dan satu miniatur candi. Pada bangunan ini terdapat inskripsi berupa angka tahun 1223 Saka (1301 M).

Bangunan candi kedua memiliki ukuran yang lebih besar dari bangunan pertama. Pada bangunan ini dijumpai beberapa umpak, mungkin dulunya berfungsi untuk menyangga tiang dan atap bangunan. Pada bangunan ini juga terdapat tangga dengan pipi tangga bergaya ukel gelung. Uniknya tangga ini tidak terletak di tengah bangunan, tetapi justru sedikit berada di selatan. Oleh karenanya bentuk bangunan kedua ini menjadi asimetris. Pada pipi tangga bangunan candi ini terdapat inskripsi berupa angka tahun 1222 Saka (1300 M). Bangunan kedua dibangun lebih awal dari bangunan pertama.

Berdasarkan angka tahun yang tergores pada bangunan pertama dan kedua, Candi Kotes dipastikan berasal dari periode awal Kerajaan Majapahit, masa pemerintahan Raden Wijaya (Kertarajasa). Candi ini didirikan hanya berselang tujuh sampai delapan tahun dari berdirinya Kerajaan Majapahit.

Beberapa arca seperti Ganesha, Durga Mahesasuramardhini, Mahadewa, Agastya, dan nandish pernah ditemukan di komplek candi ini. Sayangnya kini keberadaan arca-arca tersebut tidak diketahui. Ada kemungkinan bahwa beberapa arca telah hancur dan sekarang berada di antara fragmen-fragmen yang ditata di belakang candi. Salah satunya bisa dijumpai fragmen arca yang tinggal bagian kaki menumpang di atas kerbau/lambu. Bisa saja itu adalah fragmen dari Arca Durga Mahesasuramardhini yang dimaksud.  Berdasarkan arca-arcanya, Candi Kotes merupakan candi bercorak Hindu.

0 Response to "Sejarah Candi Kotes Di Sukosewu"

Post a comment